Citizens in a Pluralistic Society and Bhineka Tunggal Ika
DOI:
https://doi.org/10.58879/ijcep.v1i1.7Abstract
Indonesia, which is a pluralistic country, has serious challenges to continue to maintain the unity and integrity of the nation. Seeing the reality of the Indonesian nation with its various diversity, the nation's founders agreed on the concept of Bhieka Tunggal Ika as the country's motto. In addition, the role of citizens in a pluralistic society in maintaining diversity in Indonesia is a very important study carried out by various parties. So, this study will examine in detail how the concept of citizenship in a pluralistic society and Bhineka Tunggal Ika. This research was conducted using literature studies by analyzing various sources from books, journals, and other references. This research can provide insight and knowledge for various parties in examining the concept of citizenship, pluralistic society and Bhineka Tunggal Ika.
References
Adolf, H. (2002). Aspek-aspek Negara dalam Hukum Internasional. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Arif, D. B. (2008). Pengembangan Warga Negara Multikultural Implikasinya terhadap Kompetensi Kewarganegaraan. Bandung: Tesis Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia
Bestari, P. (2012). “Mengapa Harus Empat Pilar?” dalam Transformasi Empat Pilar Kebangsaan dalam Mengatasi Fenomena Konflik dan Kekerasan: Peran Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia.
Holsti, O. R. (1969). Content Analysis for the Social Sciences and Humanities. Reading, MA: Addison-Wesley.
Iswatiningrum, F. D. P. (2013). Hubungan Antara Kematangan Kepribadian dengan Kecenderungan Cinderella Complex pada Mahasiswa di Asrama Putri Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Psikologi Mahasiswa, 2(1), 1-7.
Kamal, M. (2013). Pendidikan Multikultural bagi Masyarakat Indonesia yang Majemuk. Jurnal Al-Ta’lim, 1(6), 451-458. https://doi.org/10.15548/jt.v20i3.42.
Kartono, K. (1971). Teori Kepribadian dan Mental Hygiene. Bandung: Alumni.
Komariah, A., & Satori, D. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Kumbara A. A. N. A. (2009). Pluralisme dan Pendidikan Multikultural di Indonesia. Jantra, 4(7), 531-539.
Lasabuda, R. (2013). Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan dalam Perspektif Negara Kepulauan Republik Indonesia. Jurnal Ilmiah Platax, 1(2), 92-101. https://doi.org/10.35800/jip.1.2.2013.1251.
Lestari, G. (2015). Bhinnekha Tunggal Ika: Khasanah Multikultural Indonesia di Tengah Kehidupan Sara. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. 28(1), 31-37. http://dx.doi.org/10.17977/jppkn.v28i1.5437.
Mauna, B. (2003). Hukum Internasional: Pengertian Peranan dan Fungsi dalam Era Dinamika Global. Bandung: PT. Alumni.
Nazir, M. (2013). Metode Penelitian. Bogor: Ghala Indonesia.
PDSPK Kemdikbud RI. (2016). Analisis Kearifan Lokal ditinjau dari Keragaman Budaya. Jakarta: Kemendikbud RI.
Pursika, I. N. (2009). Kajian Analitik terhadap Semboyan ”Bhinneka Tunggal Ika”. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 42(1), 15-20. http://dx.doi.org/10.23887/jppundiksha.v42i1%20Apr.1726.
Setiani, A. I., Laili, N., & Abimanto, D. (2020). Strategi Pengembangan Keberagamaan Mahasiswa Di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Melalui Praktik Tilawah. Attractive: Innovative Education Journal, 2(1), 26-31.
Shofa, A. M. A. (2016). Memaknai Kembali Multikulturalisme Indonesia dalam Bingkai Pancasila. JPK: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 1(1), 34-40. http://dx.doi.org/10.24269/v1.n1.2016.34-40.
Syam, F. (2011). Dilema Pluralitas: Hambatan atau Penguatan Demokrasi Bangsa Indonesia?. Jurnal Ilmu Hukum, 14(2), 256-275.
Triguna, Y. (2019). Kebhinekaan Bangsa Indonesia: Urgensi dan Relevansinya dalam Era Revolusi Industri 4.0. Junral Ilmu Agama dan Kebudayaan, 10(2), 46-52. https://doi.org/10.32795/ds.v19i2.426.
Thontowi, J., & Iskandar, P. (2006). Hukum Internasional Kontemporer. Bandung: PT Refika Aditama.
Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Winataputra, U. S. (2012). “Transformasi Nilai-Nilai Kebangsaan untuk Memperkokoh Jatidiri Bangsa Indonesia: Suatu Pendekatan Pendidikan Kewarganegaraan” dalam Transformasi Empat Pilar Kebangsaan dalam Mengatasi Fenomena Konflik dan Kekerasan: Peran Pendidikan Kewarganegaraan. Bandung: Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia
Published
Issue
Section
Copyright (c) 2021 Ita Rustiati Ridwan, Irfan Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.